Laman

Kamis, 02 Oktober 2014

Mengapa harus di kota santri?



Mengapa harus di kota santri?



Mentari mulai kembali tersenyum, memancarkan sinarnya melalui ventilasi yang dibuka setiap pagi. Aroma dingin mulai menyelinap, membuatku semakin enggan membuka mata, hati ini semakin tak sanggup melangkah. Andai saja gemericik air tidak mengharuskanku menyentuhnya.