Laman

Senin, 03 Mei 2021

Siapkah menjadi muatiara baru?

 Assalamu'alaikum, teman-teman semua!

Jalan-jalan naik kapal

sambil melihat burung-burung terbang

kalo kita belum saling kenal

maka tak akan tumbuh rasa sayang


Oke, sebelum teman-teman membaca tulisan yang mungkin akan sedikit berguna untuk menggali informasi tentang sesuatu. mari kita kenalan dulu! Ya, perkenalkan.. Namaku Laila Nur Halimah, perempuan berdarah asli indonesia kelahiran tahun 1998 asal Kuningan, Jawa Barat. 

Siapa disini yang belum pernah berkunjung ke kuningan? kabupaten dibawah kaki gunung ciremai yang terkenal dengan kawasan-kawasan asri yang selalu di kunjungi tiap libur panjang.

kali ini, yang mau diceritain bukan tentang perjalanan kenapa akhirnya aku kembali ke kota kelahiran setelah hampir bertumbuh di kota udang dan di kota galendo. Mungkin temen-temen pernah baca tetnag tulisanku beberapa tahu lalu tentang 'Kenapa harus di kota santri?' nah, disana ada sedikit cerita kenapa pada akhirnya aku ga nerusin sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. tapi tahukah temen-temen? Lagi-lagi, Allah selalu memberikan solusi terbaik atas segal permasalahan yang ada. 

Hampir 2 tahun, menelan keinginan untuk belajar dibangku perkuliahan formal dan memilih untuk tinggal di asrama, berjibaku dengan Al-Qur'an sesuai apa yang dicita-citakan, Ingin jadi Manusia terbaik. Tapi ternyata, Allah jawab lagi doa-doa kita semua, akhirnya turunlah SK penetapan dibukanya stiq-almultazam.ac.id meskipun sayang seribu sayang, gabisa bergabung sebagai mahasiwi Assabiqunal Awwalun karna berbagai kondisi, akhirnya bergabung di angkatan kedua. resmi jadi member Al-Truistiq. kapan-kapan kita cerita tentang Al-Truistiq yaaa.

Di Stiq Al-Multazam ini, banyak banget keindahan tersembunyi yang mungkin gak akan ditemuin di beberapa tempat diluaran sana. Bukan karna kemewahan didalamnya, tapi karna iman yang menyelimutinya. Hampir 23 tahun  menghirup udara di bumi, menginjakan kaki di berbagai lokasi tapi belum pernah nemuin tempat yang menenangkan se memenangkan di STIQ Al-Multazam. lagi-lagi bukan karna tempatnya yang sejuk, tapi karna orang-orag didalamnya yang senantiasa bergelut dengan Al-Qur'an selama hampir 24 jam. Nih, kalo temen-temen mau liat keseruan-keseruan kegiatannya bisa diliat di www.youtube.com/stiqalmultazamofficial

dan kabar gembiranya, STIQ Al-Multazam sekarang lagi membuka pendaftaran untuk mahasiswa-mahasiwa generasi ke 5. untuk ketentuan lebih jelas mengenai ppdb mahasiswa baru, temen-temen bisa langsung klik stiqalmultazam.siakad.net/pmb.

Kenapa si harus STIQ Al-Multazam? buat aku sendri yang belum baik, berkumpul dengan orang-orang sholih adalah salah satu kebahagiaan tak terkira. bukan hanya itu, mereka-mereka yang kukenal disini, adalah mutiara tersembunyi yang pernah aku temui. Karna kalo hidup sekedar hidup, kera dihutan pun hidup. Maka, tugas kita sebagai manusia adalah berlomba-lomba menuju kebaikan. 


Berikut dokumentasi beberapa kegiatan 

1. Kegiatan peresmian STIQ Al-Multazam







2. Kegiatan Tasmi'uil Qur'an













3. Kegiatan perayaan  Idhul Adha 









4. Kegiatan Pasca stdium Generale








5. Dokumentasi kegiatan Al-Truistiq



Senin, 14 Desember 2020

Tafsir Ats-tsa'labi

 

TAFSIR ATS-TSA’LABI

Siapa yang tidak tahu tentang tafsir ats-tsa’labi ? Kitab tafsir abad ke lima yang memiliki judul Tafsir Al-Kasysyaf wal bayan Fii tafsiiril Qur’an karya Abu Ishaq Ahmad ibn Ibrahim Al Tsa’laby Al Naisabury ini merupakan salah satu kitab tafsir yang dikarang oleh ulama ahli tafsir yang masyhur pada zamannya. Selain Al Kasysyaf wal bayan fii tafsiril qu’an, kitab yang disebut tafsir ats-tsa’labi adalah Al Jawaahir Al Hisaan fii Tafsiir Al Qur’an karangan Al Tsa’laby Al Maghribi Al Maliki yang merupakan ulama pada abad 9.

Pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas tentang tafsir Al Kasysyaf karangan Abu Ishaq Ahmad Ibn Ibrahim . Nama ats-Tasa’labi yang tersemat pada namanya merupakan laqob, bukan nasab. Ia seorang hafiz yang alim, unggul dalam penguasaan bahasa Arab secara luas.

Tafsir Ats  Tsa’labi merupakan kitab tafsir yang menggunakan metode tahlily, atau penjelasan yang menjelaskan ayat sesuai tertib ayat dalam mushaf. Kitab ini merupakan kitab tafsir yang mengutip beberapa makhtutat ( Manuskirp), juga didalamnya banyak sekali periwayatan yang berasal dari isriliyat, dan mencamtumkan hadis-hadits maudhu’ sehingga menimbulkan banyak perdebatan dan komentar-komentar dari beberapa ulama lainnya.

Akan tetapi, tidak bias dipungkiri, bahwa kitab al kasysyaf wal bayan fii tafsiril qur’an ini merupakan khazanah karna ketajaman analisisnya. Sehingga, banyak ulama setelahnya menjadikan tafsir ini sebagai rujukan. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala merahmatinya.

Wallahu A’lam Bish Showab.

 

karya sederhna ini merupakan Tulisan dari Al Faqir dalam rangka memenuhi tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah, Manahij Al-Mufassirin. Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ)Al-Multazam

http://stiq-almultazam.ac.id/. 

Kamis, 02 Oktober 2014

Mengapa harus di kota santri?



Mengapa harus di kota santri?



Mentari mulai kembali tersenyum, memancarkan sinarnya melalui ventilasi yang dibuka setiap pagi. Aroma dingin mulai menyelinap, membuatku semakin enggan membuka mata, hati ini semakin tak sanggup melangkah. Andai saja gemericik air tidak mengharuskanku menyentuhnya.